Menentang takdir Allah berarti mematikan iman, tauhid, melenyapkan tawakkal  dan keikhlasan, serta menjadikan diri sendiri mati, maka dari itu jika engkau menginginkan takdir yang baik, perbaikilah iman dan taqwa. Dengan begitu jiwa menjadi bersih dari hasrat-hasrat yang merugikan diri sendiri, terbebas dari kuasa hawa nafsu dan tidak membutuhkan pertolongan selain pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala.

Bersabarlah dalam segala hal, karena Allah akan memberikan kelembutan dan ridha-Nya bagi mereka yang bersabar dalam menghadapi segala cobaan dari-Nya. Ingatlah selalu dan bertawakallah kepada-Nya, karena tak akan ada gunanya jika mengingat-Nya setelah kematian tiba. Jadikanlah hatimu baik agar prilakumu menjadi baik.

Jadikanlah seluruh tubuhmu sibuk untuk-Nya, bersabar demi-Nya, taat selalu kepada-Nya  dan tidak ada hal lain selain untuk-Nya. Jika dirimu telah mengenal-Nya dan mendapat ridha-Nya, maka bimbinglah kaummu untuk mengenal-Nya. Orang yang taat kepada Allah tidak akan mencari dunia. Sepanjang waktu ia akan beribadah kepada-Nya.

Penerimaan ikhlas kita pada takdir dapat mengantarkan kita pada Dzat Pengatur takdir.

Setiap nikmat yang engkau rasakan datangnya dari Allah, maka dari itu bersyukurlah selalu kepada-Nya, jangan engkau membalas nikmat-Nya dengan maksiat, sebab kehancuran manusia adalah karena dosa. Tinggalkanlah hawa nafsu duniawi, jadilah seperti bumi yang menjadi tempatmu berpijak saat berjalan, atau jadilah seperti debu yang ada di tangan.

Tundukkanlah orang-orang munafik, pendusta, dan para dajjal dengan menyuruhnya berbagai mujahadah, dan jangan engkau menceraikan mereka. Tundukkanlah hawa nafsu dan tabiat buruk, karena nafsu dan tabiat buruk hanya akan mencelakakanmu. Jangan engkau merasa tenang dan aman bersama setan, karena sesungguhnya ia adalah musuhmu dan musuh bapak moyangmu, Adam ‘alaihissalam. Jadikanlah ketakwaanmu sebagai senjatamu untuk menghancurkannya, dan janganlah engkau merasa takut karena Allah subhanahu wa ta’ala selalu bersamamu.

Menyendirilah bersama Allah dan telanjangilah hatimu tanpa ada dunia dan akhirat sedikitpun di dalamnya. Jadikanlah dunia untuk dirimu, akhirat untuk hatimu, dan Allah untuk sirr-mu. Bertobatlah atas semua dosa-dosamu dan larilah kejalan Allah agar engkau dapat menemukan harta terpendam yang tidak akan pernah musnah selamanya, maka hidayah-Nya pasti akan mendatangimu.

Sucikanlah hati dan seluruh anggota tubuhmu dengan amalan syari’at. Sesungguhnya hati yang bersih akan turun menuju kehidupan yang nyata dan selalu mengingat-Nya serta  tidak akan pernah takut tersesat dan siap menempuh jarak yang jauh demi mencari-Nya. Pasti Cahaya terang itu akan terlihat, maka sucikanlah hatimu, berjalanlah di jalan-Nya, tulus dan ikhlas menerima cobaan-Nya, serta selalu beribadah kepada-Nya. Dengan begitu, maka tidak ada hal lain selain untuk-Nya, dan hati selalu dipenuhi luapan kerinduan kepada-Nya.

About these ads

About abukenzie

penulis

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s